Pendekatan-pendekatan Teknis pada Wedding Photography

Teknik Fotografi Dalam Acara Pernikahan

Service yang diberikan oleh fotografer pernikahan bisa sangat beragam karena tidak ada standar seperti apa yang harus dimasukkan ke dalam paket foto pernikahan. Sehingga, dari daerah ke daerah, dan antara fotografer sendiri bisa sangat bervariasi isi paketnya, termasuk hingga berapa jumlah foto yang diberikan.

Dua pendekatan teknik fotografi untuk wedding photography adalah tradisional dan fotojurnalistis. Banyak fotografer pernikahan berada di antara kedua ekstrim yang direpresentasikan dua deskripsi tersebut.

Wedding photography tradisional akan lebih menghasilkan foto-foto pose yang lebih klasik sehingga ada banyak kontrol dari sang fotografer pada saat upacara atau resepsi pernikahan. Sementara itu gaya fotojurnalis akan lebih mengambil acuan dari gaya-gaya pelaporan secara editorial dan lebih fokus pada foto-foto candid, dengan interaksi yang minim dari fotografer. Sehingga gaya fotografi ini lebih banyak mengambil gambar kejadian aktual yang alami terjadi di pernikahan. Biasanya seorang foto jurnalis akan mengambil lebih banyak foto secara lebih cepat dengan menggunakan pencahayaan yang ada atau flash di kamera daripada menggunakan teknik-teknik pose formal dan pencahayan dari studio.

Gaya ketiga adalah pendekatan secara fashion. Dalam fotografi pernikahan kontemporer, atau berdasarkan fashion ini, seorang fotografer akan mengkombinasikan foto-foto candid dari event di hari H dengan foto-foto pose yang terinspirasi editorial fotografi fashion. Gaya ini lebih mengadopsi editan foto post-processing yang lebih inovatif dan dramatis.

Gaya keempat yang populer di negara-negara Asia, terutama Tiongkok, adalah fotografi studio pernikahan. Biasanya, pasangan akan membuat janji dengan studio untuk shooting foto di dalam studio atau di lokasi, dengan dukungan dari penata rambut (hair stylist) dan penata rias (make-up artist) sebagai tambahan dari fotografer dan pasangan pengantin. Pasangan pengantin lalu akan melalui banyak pergantian pakaian dan latar belakang (background photo) dengan cara yang mirip dengan pendekatan fotografi fashion. Anda juga bisa meminta jasa fotografi untuk jasa video shooting pernikahan untuk merekam momen-momen di acara pernikahan Anda.

Istilah fotografi pernikahan kontemporer digunakan untuk mendeskripsikan fotografi pernikahan yang tidak tradisional sifatnya. Penekanan di fotografi kontemporer ini untuk mengambil cerita dan atmosfer di hari H. Sehingga, pemirsa fotonya bisa mengapresiasi seperti apa pernikahannya saat terjadi, daripada deretan foto-foto pose yang sudah ditentukan sebelumnya.

Biasanya fotografi kontemporer akan menyediakan foto-foto dari lingkup berikut: Fotografi indoor (dalam ruang) seperti di masjid, gereja, kuil, atau tempat ibadah lainnya. Foto di venue-venue tempat resepsi dilaksanakan yang berada di dalam ruang juga termasuk kategori ini. Sementara fotografi outdoor (luar ruang) sering dilakukan di taman, pantai, atau lokasi berpemandangan indah di hari-H pernikahan atau saat pertunangan. Selain itu ada juga fotografi studio dengan pose yang lebih formal, entah untuk wedding atau prewedding. Ada juga layanan digital, seperti digital prints, slideshow, gallery. Setelah itu semua, terakhir adalah adanya album pernikahan.

Service yang diberikan oleh fotografer pernikahan bisa sangat beragam karena tidak ada standar seperti apa yang harus dimasukkan ke dalam paket foto pernikahan. Sehingga, dari daerah ke daerah, dan antara fotografer sendiri bisa sangat bervariasi isi paketnya, termasuk hingga berapa jumlah foto yang diberikan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *